Chat with us, powered by LiveChat

PERNYATAAN URGEN KLOPP

AGEN SBOBET -|| BBM : Bigbet99 | WA : +6282311818925 ||- “Anda mungkin tidak akan suka dengan pertanyaan ini,” Jurgen Klopp sudah memperingatkan terlebih dahulu. Di sana biasanya tidak ada kata-kata “mungkin” soal peringatannya itu. Biasa pertanyaan apapun yang terlihat melebihi pertandingan selanjutnya atau membutuhkan sebuah prediksi dari sang manajer Liverpool itu menghasilkan sebuah kerutan kekecewaan dan jawaban kaku namun kali ini kelihatannya berbeda. Kali ini Klopp menerima bahwa itu harus berbeda. Pertanyaan itu, tentu saja, adalah tentang apakah Liverpool harus mengakhiri musim ini tidak hanya dengan kemajuan, positivitas dan kenangan dari beberapa penampilan yang sangat menegangkan namun dengan perabot perak dari masa Anfield miliknya? “Anda memang benar dan orang-orang akan mengatakan itu,” aku dia. “Itu adalah langkah yang selanjutnya.”

Di sana terdapat sebuah pengharapan pada Liverpool di setiap musim panas, seperti yang seharusnya memang ada di sana. Pertanyaan tentang gelar Liga Premier yang sulit dimengerti itu adalah sebuah fitur tahunan dari masa sebelum musim. Musim panas kali ini mereka membawa beban yang lebih besar. Harus membangun ulang ekspetasi pada sepanjang waktu tiga musim miliknya sebagai manajer Liverpool, dan menginvestasikan sebesar lebih dari 170 juta pounds kepada bakat baru lebih dahulu di keempat, Klopp tidak bisa dan tidak malu dari permintaan yang terus bertambah pada dirinya dan para pemainnya. Di sana tidak ada kerutan ketika Klopp menjelaskan secara panjang soal tujuan yang dia targetkan pada perjuangan yang dia nikmati.

“Itu akan menjadi langkah yang selanjutnya dan kami harus sudah siap untuk hal itu,” lanjut dia. “Saya tidak bisa memberikan jaminan di sini namun Saya paham jika orang-orang akan berpikir seperti itu. Saya tahu soal ekspetasi yang ada dan itu adalah hal yang sangat normal. Pertama-tama kami harus bermain sepak bola yang memberikan kami kesempatan untuk memenangkan sesuatu. Kami tidak bisa berbicara soal memenangkan sesuatu sebelum kami memulai musim. Sepak bola itu tidak seperti bersepeda jadi kami telah kehilangan pada banyak hal. Pada satu hari Saya menempatkan pada sebuah sesi dan Saya harus menghentikannya dan memulai dari awal lagi. Saya waktu itu: ‘Empat pemain, satu baris, dan itu adalah bagaimana kita bertahan’. Itu bukan karena anak-anak ingin melakukannya dengan cara yang lain namun di sana terdapat sebuah perubahan yang besar pada saat ini – pemain-pemain baru mulai berdatangan dari klub lain, para pemain yang pada setelah waktu yang cukup lama diluar; Anda kurang lebih memulai lagi dari awal yang baru. Ketika Anda memilki tim yang lengkap sudah bersama Anda bisa membangun lagi dengan dasar hal itu. Saya cukup percaya diri kami bisa membangun dari musim yang lalu. Itu bukan karena kami telah kehilangan hal secara seluruhnya namun Anda harus bekerja dengan hal itu untuk bisa kembali lagi. Sepak bola itu yang telah dimainkan anak-anak pada tahun lalu tidaklah mudah. Di sana terdapat banyak pekerjaan yang telah diinvestasikan untuk bisa bermain seperti itu. Dan itulah apa yang akan kami lakukan kembali. Saya tidak dalam keraguan tentang dasar yang kami miliki atau apakah kami akan bisa mencapainya lagi. Saya ingin untuk bisa mendapatkan permulaan yang terbaik yang pernah ada namun kita semua tahun bahwa sesuatu bisa terjadi dan ketika semuanya sedang dipertaruhkan dalam hitungan detik. Saya tidak ingin untuk mempersapkan siapapun untuk sebuah permulaan yang buruk karena Saya tidak ingin mendapatkan satu permulaan seperti itu namun itu masih memungkinkan, Saya tidak bisa menghiraukan hal itu seluruhnya.”

“Saya masuk untuk pada permulaan di musim ketiga dan di dalam tiap musim di sana terdapat satu periode ketika orang mempertanyakan Saya atau perkembangan kami. Pada akhirnya semua hal itu OK saja. Saya sudah bersiap untuk saat seperti ini. Saya tidak ingin memiliki saat itu namun Saya tidak menjadi gila ketika pada saat itu tiba. KAmi harus bekerja dengan situasi yang berbeda pada para pemain. Para pemain yang baru akan membuat kami 100% lebih kuat. Bagaimana? Dengan memulai dari bangku cadangan, bagian terdalam dari skuad, atau apapun itu. Kita akan lihat hal itu namun itu tidak akan terjadi hanya pada hari pertama.”

“Minggu ini kami bermain dengan [Manchester] City dan United dan, jika Anda menang, orang akan mengatakan: ‘Fantastic!’ dan, jika Anda kalah, orang akan mengatakan: ‘Wow, apa yang mereka lakukan pada saat sebelum musim dimulai?’ Jadi itu semua soal tetap menjadi tenang, memperhatikan situasi yang terjadi, menilai dengan tepat dan kemudia mengambil langkah. Saya cukup percaya diri dan kami akan menjadi percaya diri namun di dalam masa sebelum musim Anda tidak bisa benar-benar membuat skuad yang Anda inginkan karena mereka belum bersama dan kami tidak akan pergi dengan 40 pemain pada tahun depan. Pada suatu waktu kami membutuhkan untuk memiliki sebuah grup yang akan kami kerjakan untuk tahun yang akan datang lagi.”

Optimisme akan segera meluap di Anfield bahkan tanpa jendela transfer yang cukup sukses yang telah meilah Liverpool memperkuat di area kunci dengan pengeluaran yang cukup besar. Alisson pemain internasional Brazil, dikontrak untuk sebuah biaya yang memecahkan rekor dunia untuk seorang penjaga gawang dengan sebesar 65 juta pounds, Naby Keita, Fabinho dan Xherdan Shaqiri telah semuanya dibeli untuk unag lebih banyak daripada yang Klopp belanjakan pada tujuh tahunnya di Borussia Dortmund. Liverpool membuka tur masa sebelum musim mereka di Amerika Serikat dengan kekalahan skor 3-1 oleh mantan klub Jerman di Charlotte pada hari Minggu, sekali lagi mengeluarkan sebuah tim yang tidak akan dikenali dari pihak yang memulai pembukaan Luga Premier melawan West Ham United, dan menghadapi City di New Jersey pada hari Rabu dan United di Michigan pada hari Sabtu.

Kepercayaan Liverpool dibangun lebih dari sekedar pembelanjaan yang besar. Perjalanan menengangkan pada musim lalu ke final Liga Champions, perjuangan debut yang memecahkan rekor oleh Mohamed Salah pada 44 gol dan sebuah pertahanan yang diperkuat dengan kontrak sebesar 75 juta pounds pada Virgil van Dijk, ditambah dengan kemunculan dari Trent Alexander-Arnold dan Amdy Robertson yang sedang berkembang, adalah faktor-faktor yang signifikan.

Sebuah rekor liga kandang yang tak terkalahkan pada musim lalu dan mencetak empat atau lebih gol pada 14 pertandingan – yang paling banyak selama waktu 121 tahun – memberikan lebih banyak lagi. Sekarang, dengan pilihan tengah lapangan lebih banyak lagi dan permasalahan penjagaan gawang jangka panjang yang berharga mahal sudah terselesaikan, ekspetasi membawa sebuah permintaan. Klopp menerima bahwa itu berarti perangkat perak, walau bersikeras kemajuan dihitung dengan berbagai cara.

“Mungkin saja itu bahwa kami memiliki lebih banyak poin atau dimana kami akan berada di dalam daftar, Saya sama sekali tidak tahu,” ujar sang manajer Liverpool. “Mungkin saja itu bahwa kami akan lebih sering bermain sepak bola terbaik kami, walai kami tidak memiliki pengaruh pada bagaimana tim yang lain akan bermain dengan satu sama lain. Tim lain, tentu saja, akan melakukan bisnis transfer mereka juga. Mereka tidak akan menjadi lebih lemah daripada tahun lalu. City memasukkan Mahrez. Saya tidak mendengar mereka telah kehilangan satupun pemain sejauh ini. Jadi itu artinya kualitas dari tahun lalu ditambah dengan Mahrez. Itu juga adalah rencana yang bagus. United akan juga mengambil cara itu dan itu benar-benar normal. Kami berharap lebih dari diri kami sendiri. Kami akan pergi lagi untuk perlombaan dan setiap jenis turnamen namun itu juga tidak berarti bahwa Saya bisa duduk saja disini dan mengatakan bahwa kami akan mendapatkannya. Kami memiliki ambisi yang tertinggi, 100%.”

Walau mengakhiri urutan liga takterkalahkan City dan menyingkirkan mereka dengan 5-1 pada agregat di perempat final Liga Champions adalah kenyataan, satu hal yang bisa memotong ke dalam faktor perasaan enak di Anfield, adalah bahwa Liverpool menyelesaikan 25 poin di belakang juara Pep Guardiola pada musim lalu. Mereka juga mengambil satu poin lebih sedikit daripada tahun 2016-17 ketika Klopp menuntun sebuah rute ke Kiev keitka tidak bisa untuk memutar pemain tengah miliknya karena beberapa cidera. Liverpool juga menyelesaikan dibelekang Tottenham Hotspur dan United walau kalah dua permainan lebih sedikit dari kedua pihak itu. Dua belas seri, dibanding dengan enam milik United dan delapan milik Spurs, mewakili sebuah area yang jelas untuk sebuah perkembangan.

“Itu adalah, tentu saja, konsistensi,” akui Klopp, ketika ditanyakan bagaimana Liverpool mengambil langkah selanjutnya itu dan menjembatani jarak yang ada dengan City. “Itu bukan hanya bahwa kami harus menjadi lebih konsisten, kami harus menciptakan sebuah keadaan dimana kami bisa menjadi lebih konsisten. Tidak adalah yang konsisten dengan 11 pemain. Apa yang kami kerjakan adalah kedalaman dari skuad itu karena Anda akan membutuhkannya. Bagian pertama dari musim lalu adalah ketika kami melakukan rotasi dan kami cukup aktif dengan hal itu, Saya pikir kami melakukan enam atau tujuh pergantian dari satu permainan atau permainan lainnya, kami masih memiliki kualitas itu di dalam lapangan yang terasa sempurna. Selama Anda masih bisa melakukan hal itu maka itu sangatlah bagus. Kami harus memastikan bahwa kami bisa melakukan sebanyak itu lebih lama lagi sepanjang musim ini dan itu hanya memungkinkan jika Anda memiliki skuad itu.”

“Saya sangat suka memiliki Curtis Jones, [Rafael] Camacho dan Ben Woodburn di sini pada bagian terakhir di musim itu namun itu tidak akan menjadi adil untuk melemparkan mereka ke sana dan berharap mereka untuk melakukan sesuatu ketika itu terlalu penting.”

Permulaan bagus dari City pada musim lalu menempatkan mereka di dalam pengaruh diluar jangkuan Liverpool sebelum tim Klopp menemukan ritme mereka. Sang manajer Liverpool percaya Piala Dunia itu, dan ke ikut sertaannya hingga tahap terakhir dari beberapa pemain dari klubnya, City, Spurs dan United, bisa menghambat sebuah pengulangan dari penantang gelar manapun.

“Pertandingan pertama adalah sangat penting,” ujar dia. “Saya tidak meminta untuk sebuah cara yang mudah. Saya rasa City memiliki lebih banyak pemain di semi daripada yang kami miliki, Tottenham sudah pasti, jadi itu bukan karena kami memiliki permasalahan yang lebih besar. Namun itu bukan seperti waktu dulu yang indah ketika Anda memiliki skuad untuk enam minggu di masa sebelum musim dan menghabiskan satu minggu untuk membangun tim dengan pergi ke hutan di Swedia dengan tanpa membawa apapun untuk dimakan, seperti yang Saya lakukan ketika Saya masih muda. Hal itu sudah tidak mungkin lagi.”

“Kami sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini. kami memiliki West Ham dan Crystal Palace untuk memulai dan itu sudah cukup sulit. Saya tidak tahu berapa banyak pemain yang dimiliki West Ham di dalam Piala Dunia namun mereka sedang mengontrak satu pemain demi satu dan mereka sudah pasti menjadi tim yang baru. Itu adalah permulaan yang berat, seperti yang biasanya ada di Liga Premier, namun Saya baik-baik saja dengan hal itu.”

Tags: