Chat with us, powered by LiveChat

PAUL POGBA SANG PENGEMBARA ABADI

AGEN SBOBET   -|| BBM : Bigbet99 | WA : +6282311818925 ||- Di dalam pintu masuk utama ke akademi Cavee Verte, diantara trofi yang dimenangkan oleh tim pemuda dari Le Havre, di sana terdapat dinding yang dijajari dengan foto dari beberapa nama besar yang telah melewati melalui pintu ini. Di sana terdapat total sekitar 30 buah semuanya, semuanya mengenakan seragam biru laut dan biru cerah dari les ciel et marine. Atau setidaknya hampir semuanya. Foto dari Paul Pogba di dinding para legenda ini adalah sebuah foto aksi dari dirinya pada sebuah pertandingan untuk Perancis. “Dia tidak tinggal cukup lami bagi kami untuk memiliki foto dirinya mengenakan seragam klub ini,” jelas salah seorang pegawai, hampir seperti meminta maaf, di dalam biografi Pogba, ditulis oleh Luca Caioli dan Cyril Collot AGEN IDN POKER TERPERCAYA SAAT INI.

Memang seringkali seperti itu jalannya dengan Pogba. Situs web milik Torcy AS biasanya memiliki galerinya tersendiri dan, untuk sebuah alasan yang tidak benar-benar dijelaskan, Pogba kelihatannya telah ditinggalkan. Ini adalah klub Pogba, walau sebentar, di bagian luar dari Paris, ketika dia mulai diperhatikan sebagai seorang remaja AGEN IDN POKER TERPERCAYA SAAT INI. Kemdian, beberapa bulan kemudian, dia telah menghilang, meningkat ke dalam Le Havre. “Kami tidak begitu terkejut,” jelas sang mantan presiden, Jean-Pierre Damont, “tapi sedikit kecewa untuk menemukan pada fakta tersebut.”

Le Havre telah sangat jengkel dengan perpindahan Pogba ke Manchester United hingga mereka mengirimkan sebuah komplain dengan Fifa dan pada tahun 2012, ketika Pogba berjalan pada kontrak Old Traffordnya untuk menandatangani kontrak untuk Juventus, itu adalah sebuah perpindahan keluar yang berapi-api lainnya. United telah meyakinkan Pogba telah menyetujui perpindahaan itu jauh terlebih dahulu. “Saya rasa dia sama sekali tidak menunjukkan rasa hormat pada kami,” ujar Sir Alex Ferguson. “Jujur saja, jika mereka terus meneruskan denganc ara seperti itu Saya cukup senang karena dia sudah pergi, setidaknya dari diri Saya.”

AGEN IDN POKER TERPERCAYA SAAT INIPada titik ini, Anda mungkin menunjukkan bahwa Pogba itu, untuk meberi haknya, dia memang menghabiskan empat musim di Turin. Walau begitu itu bisa menjadi sedikit menyalah arahkan melihat hal itu, dua tahun kedalam, United telah diberitahu dia telah terbuka pada ide untuk kembali ke Manchester.

David Moyes, manajer United pada saat itu, telah tertarik pada dirinya juga. Tapi dia juga memiliki beberapa pertanyaan dari Pogba yang, hingga saat ini, masih terasa relevan. Kenapa, dia ingin tahun, Pogba sudah bermain untuk dua klub terbesar di dunia, berusia hanya baru 21 tahun, dan memutuskan untuk meninggalkan keduanya? Apakah dia akan selalu memiliki rasa keingintahuan itu? Pogba selalu terlihat untuk mendiskusikan perpindahan potensial berikutnya, atau telah dengan jelas dihubungkan dengan klub lainnya, dan ini adalah kekurangan yang tidak menarik sejauh yang bisa dilihat oleh Moyes. Harga yang diminta telah cukup tinggi, pada sebesar 65 juta pounds, dan Moyes telah ragu-ragu untuk menghabiskan sebanyak itu AGEN IDN POKER TERPERCAYA SAAT INI.

Yang rugi dirinya, Anda mungkin berpikir seperti itu, mengingat trauma yang dihadapi oleh Moyes di dalam pekerjaan itu. Walau begitu itu tidak harus berarti bahwa dia telah sangat salah soal Pogba ketika di sana terdapat begitu banyak bukti, dua tahun setelah Jose Mourinho memang benar membawa dirinya kembali ke Old Trafford, bahwa seorang pemain yang meninggalkan United tanpa apapun, kemudian kembali untuk 89 juta pounds, sedang melakukan hal yang persis sama lagi.

Apa, untuk misalnya, kami telah seharusnya membuat komentar yang disamarkan dengan tipis itu, pada tugas internasional dengan Perancis, ketika Pogba telah ditanyakan soal ketertarikan yang terkenal dari Barcelona dan tidak bisa lebih terang-terangan lagi jika dia mengiklankan pemikirannya pada sebuah papan neon di sekeliling lehernya AGEN IDN POKER TERPERCAYA SAAT INI. “Masa depan Saya saat ini adalah di Manchester,” ujar dia. “Saya masih memiliki sebuah kontrak, Saya bermain di sana pada saat ini, tapi siapa yang akan tahu apa yang akan terjadi pada beberapa bulan kedepan.”

Pogba telah sudah memberitahu sekelompok jurnalis Inggris, pada hari pertama kali di dalam musim Liga Premier yang baru, bahwa jika dia menyatakan perasaanya yang sebenarnya dia pasti akan didenda saat ini, berbicara kepada sebuah kru televisi dari Jerman, dia mengangguk setuju ketika itu telah menempatkan dirinya bahwa dia dan Mourinho terkadang memiliki hubungan yang renggang.

Lagi-lagi, Pogba memiliki panggung untuk membunuh pernyataan bahwa dia ingin untuk keluar, untuk memastikan bahwa dia merasa senang di Manchester dan mengatakan sesuatu yang positif untuk berubah. Dia telah memilih untuk pergi ke jalur yang sebaliknya dan, dalam satu sisi, setidaknya dia tidak mencoba untuk membuat kebohongan pada semua orang AGEN IDN POKER TERPERCAYA SAAT INI. Tapi Anda harus kagum terhadap keberaniannya pada beberapa ronde wawancara selanjutnya, dalam waktu 24 jam, ketika dia menunjukkan: “Rumor itu cuma rumor – tapi itu bukan Saya yang mengatakannya.” Mungkin tidak selalu, tapi pada saat ini dia terlihat lebih seperti orang yang mengenakan sebuah tudung balaclava, pada sebuah peristiwa perampokan bank, dengan kantongnya penuh berisi dengan uang, mengatakan pada polisi arah mana sang penjahatnya telah pergi.

Mungkin dia juga kebetulan melupakan bahwa itu hanya baru beberapa bulan sejak Pep Guardiola membiarkan keluar sebuah klaim bahwa agen sang pemain tersebut, Mino Raiola, telah mencoba untuk membujuk Manchaster City untuk menawar Pogba pada jendela transfer bulan Januari. Raiola kemudian mengklaim bahwa hal itu tidak benar dan dakwaan Mourinho adalah bahwa “salah satu dari mereka adalah pembohong” AGEN IDN POKER TERPERCAYA SAAT INI. Dia ternyata benar, dan Saya sangat yakin bahwa jika Guardiola dan Raiola setuju untuk dipasangi polygraph (alat pendeteksi kebohongan) sebagian besar dari kita akan membuat tebakan yang sama jarum siapa yang akan memberikan grafik yang paling gila.

Bagian Raiola pada kisah ini sudah pasti kurang dihargai, mengingat jumlah sangat besar yang telah dia kantongi sendiri – sebesar 41 juta pounds, menurut pada penelitian dari jurnalis Der Spiegel Rafel Buschmann dan Michael Wulzinger di dalam buku ‘Football Leaks: The Dirty Secrets of Football’ (Bocoran Sepak Bola: Rahasia Kotor dari Sepak Bola) – dari transfer terkahir Pogba.

AGEN IDN POKER TERPERCAYA SAAT INI Lagipula, hal itu adalah bagaimana para agen menghasilkan uang mereka: melemparkan para pemain, mengklaim persentase dari mereka dan mengambil keuntungan pada fakta bahwa pihak klub elit melihat sisi bisnis ini adalah sebuah kekejaman yang dibutuhkan. Karena itu, hal tersebut mungkin membuat Raiola untuk menegosiasikan transfer dengan uang besar lainnya dan, jika itu masalahnya, kita seharusnya sudah cukup tahu soal metode dirinya saat ini untuk menyadari bahwa dia biasanya mendapatkan jalannya.

Pertimbangkan saja kisah dari Zlatan Ibrahimovic, klien Raiola yang lainnya, mengatakan akan pergi bertemu dengan direktur Juventus Luciano Moggi beberapa tahun yang lalu soal menegosiasikan kembali kontraknya. “Saya ingin untuk melakukan hal yang span, memperlakukan dirinya [Moggi] seperti seorang bintang besar layaknya. Satu hal itu adalah, Saya memiliki Mino bersama Saya, dan Mino tidak benar-benar membungkuk dan duduk manis AGEN IDN POKER TERPERCAYA SAAT INI. Dia tiu gila. Dia masuk begitu saja ke dalam kantor Moggi dan duduk di kursinya dengan kaki di atas meja, tanpa perduli apapun.” Ketika Ibrahimovic menjelaskan itu mungkin perbuatan yang kurang sopan, Raiola mengatakan pada dirinya, dengan kata-kata umpatan telah dihilangakan, untuk diam. Moggi berjalan masuk. Di sana terdapat beberapa kata-kata marah dan, dalam satu jam, Raiola telah mengatur sebuah perjanjian yang paling menguntungkan di dalam sejarah Juve. “Saya tahu orang ini bisa bernegosiasi,” ujar Ibrahimovic. “Dia adalah yang paling ahli soal hal itu.”

AGEN IDN POKER TERPERCAYA SAAT INI Hal yang paling mengecewakan pada kasus Pogba adalah ketika dia kembali ke England itu adalah sebagai pemain yang paling mahal di dalam liga tersebut dan itu sulit untuk memikirkan lebih dari segelintir pertandingan ketika dia memenuhi reputasinya itu. Dimana harga diri porfesional untuk menunjukkan bahwa dia seharga dengan jumlah uang sebanyak itu? Bukanhak itu seharusnya menjadi prioritas utamanya untuk membenarkan hal itu, untuk mendemonstrasikan kenapa Mourinho pernah menyatakan dirinya sebagai pemain gelandang yang terbaik di dalam bisnis ini, untuk menghilangkan performa yang lebih tidak berkesan dan, lebih dari apapun, untuk mulai bermain dengan cara yang sesuai dengan status dirinya, sebagai seorang pemenang Piala Dunia dan pemain superstar kategori A? Sederhananya, apa sebenarnya masalah dirinya?

Jika jawabannya adalah Mourinho, itu mungkin akan membutuhkan waktu sebelum kita mengetahui kenapa. Namun itu akan menyedihkan bahwa seorang pemain dengan bakat seperti Pogba tidak terlihat untuk memiliki hatinya di dalam situ dan persembahannya yang paling kini mengingatkan Saya pada musim terakhir Cristiano Ronaldo di Manchester, ketika dia, juga, membuat jadi sangat jelas di sana terdapat petualangan yang lebih baik untuk dijalani di tempat yang lain. Perbedaannya adalah Ronaldo, tidak seperti Pogba, harus memastikan, sebelum hal yang lainnya, bahwa jika United memiliki foto dirinya di dalam lorong kepahlawanan milik mereka akan tergantung dengan bangga bersama yang lain AGEN IDN POKER TERPERCAYA SAAT INI.

 

Tags: