Chat with us, powered by LiveChat

IMPIAN MILIK USAIN BOLT

 

AGEN SBOBET -|| BBM : Bigbet99 | WA : +6282311818925 ||- Sang bintang pelari sprint asal Jamaica itu dihubungkand engan sebuah ujian Liga A dari pihak Central Coast Marines namun sekali lagi mesin sensasi mengambil alih baik perhitungan olah raga maupaun finansial.

Gosford adalah sebuah kota yang kecil namun memiliki ambisi yang sangat besar. Terletak di pantai pusat di Australia berjarak sekitar 50 mil jauhnya dari Sydney, kota itu memiliki populasi yang tidak lebih dari 4 ribu penduduk, namun adalah juga sebagai pusat komersial dan administratif dari daerah tersebut. Kota itu memiliki galeri seni dan sebuah pelabuhan yang bersejarah, sebuah museum mobil klasik dan sebuah “pusat hiburan” yang terletak di Mann Street. Di sana ada sebuah rencana sebesar 650 juta dollar untuk meregenerasi pusatnya dan Gosford telah disamakan dengan baik distrik kota di Tokyo dan juga kota-kota di bagian sebelah Barat Slovakia. Pada minggu ini itu juga merupakan pusat dunia olah raga. Yah, walau masih hampir.

“Liga Reggae – Sang legenda Usain Bolt untuk bermain di sepak bola Liga A! di NSW” tertulis seperti itu berita utama di Daily Telegraph Australia. “Ujian Central Coast Mariners milik Usain Bolt telah tertarget untuk membuat berita utama di Liga A” adalah ramalan yang sudah terwujud dengan sendirinya yang dibagi dengan penyiar nasional di ABC. Bolt, ikon perlombaan Olimpiade, akan melakukan ujian selama enam minggu di Central Coast Mariners di kota Gosford dengan target untuk mendapatkan kontrak dengan tingkat tim profesional. Dia akan melakukan semua itu dengan di bawah pengawasan mata dari Mike Phelan, mantan asisten dari Manchester United dan manajer Hull, sekarang menjadi direktur olah raga Mariners tersebut.

Setidaknya seperti itulah bagimana yang telah dilaporkan. Di dalam kenyataannya, pada saat waktu penulisan ini, ujian tersebut belum terlaksana dan mungkin tidak akan pernah terjadi sama sekali. Di dalam satu tahun yang lalu, Bolt telah berlatih dengan tiga klub yang lainnya, Borussia Dortmund, pihak asal dari Norwegia Stromsgodset dan Mamelodi Sundowns dari Afrika Selatan. Tidak ada satupun dari perjalanan itu yang berakhir dengan Bolt menandatangani kontrak untuk tiap klub tersebut namun setiap perjalan itu juga memberikan rentetan berita utama, segerombolan sorotan kamera dan perkataan aneh yang menggoda dari pria asal Jamaica itu,

“Mungkin sebuah klub nanti akan melihat sesuatu dan memutuskan untuk memberikan kepada Saya sebuah kesempatan,” ujar dia sebelum perjalanannya ke Norwegia, terdengar seperti perkataan dari seseorang yang bukan siapa-siapa dan bukannya dari atlit lari sprint yang terkenal di dunia dan wajah internasional dari Visa, Gatorade dan merek arloji mewah yang terkenal, Hublot. Bolt juga memiliki sebuah kontrak iklan dengan perusahaan telecom di Australia, Optus.

Jika di sana terdapa sebuah rasa bahwa mengundang Bolt untuk ikut ke dalam klub Anda untuk sebuah sesi latihan kecil, itu bukanlah cara yang buruk untuk mengasilkan sebuah publisitas, itu bukanlah yang sebenarnya dibatalkan oleh aksi pihak Mariners pada minggu ini. Hanya setelah pihak Telegraph menerbitkan berita halaman belakang mereka tentang Bolt ketika klub asal Gosford itu merasa bahwa itu diperlukan untuk mengumumkan sebuah pernyataan bahwa mereka itu hanya dalam tahap “diskusi” dengan Bolt soal perihal ujian tersebut, dan ujian tersebut tidak akan berkomitmen untuk menyediakan sebuah kontrak.

Setelah hal itu juga menjadi jelas, berkat kepada perkataan oleh agen Bolt, Tony Rallis, yang menyatakan bahwa bahkan ujian itu masih bergantung kepada elemen yang lain untuk jatuh di tempat yang tepat, yang salah satunya bisa disebutkan adalah kemauan dari Federasi Sepak Bola Australia untuk mengumpulkan dan menyisihkan sedikit dari “dana tenda” milik mereka untuk membiayai kontrak bagi Bolt, jika andai saja itu akan mencapai hingga tahap situ.

Sampai waktu sekarang FFA (Federasi Sepak Bola Australia) belum menawarkan dana tersebut (di sana dilaporkan terdapat “jumlah tujuh dijit” yang tersedia untuk setiap musim, dan mereka lebih memilih untuk menggunakannya pada seseorang yang sudah pernah bermain di dalam sepak bola profesional sebelumnya) dan karena hal tersebut, perihal ujian tersebut masih berada dalam limbo.

Apa yang dengan sifat yang memang tidak menyukai kekosongan, waktu menunggu itu telah diisi dengan kisah dari klub lain yang menunjukkan ketertarikan mereka untuk mengontrak sang “manusia tercepat di muka bumi” itu. Klub yang baru saja dibentuk di AS, Las Vegas Lights mendapatkan sedikit publisitas untuk diri mereka sendiri, untuk contohnya saja, setelah pemilik mereka, Brett Lashbrook, membicarakan sebuah gerakan yang potensial. “Tentu saja kami memiliki ketertarikan di dalam Usain Bolt. Memangnya kenapa kami tidak tertarik?” ujar dia kepada pihak ESPN. Walau begitu di sana terdapat sedikit keraguan pada kemampuan klub Las Vegas Lights untuk menandingi permintaan gaji dari pria Jamaica itu.

Satu hal yang tidak benar-benar menjadi permasalahan adalah keinginan Bolt untuk bisa bermain sepak bola. Dia bersikeras pada saat tugasnya di Dortmun bahwa dia bermaksud untuk melakukan hal itu secara profesional dan melakukan hal itu “pada tingkat yang tinggi”. Semakin lama ujian itu berjalan, terlihat semakin besar juga hal ini sebagai sebuah tantangan dan mereka yang melihat Bolt tampil di pertandingan sepak bola yang disiarkan untuk amal oleh Soccer Aid pada musim panas lalu yang akan memberi tanda kepada kita bahwa kemampuan sepak bolanya yang lain tidak terlalu cukup memadai dengan kecepatan yang dia miliki.

Mungkin, nanti pada akhirnya, Bolt akan bergabung dengan daftar panjang dan beragam dari para atlit yang telah mencoba untuk mencari aksi kedua di dalam sebuah permainan yang indah hanya untuk bisa puas dengan sedikit bagian dari hal itu saja.

Pemain kriket Denis Compton adalah sebuah pengecualian yang membuktikan aturan tersebut, walau bahkan sang pemain bat yang hebat itu adalah seorang reguler di tim utama Arsenal namun hanya pada saat perang dunia kedua. Di dalam masa yang lebih modern, Ian Botham tetap mungkin menjadi pemain Scunthorpe yang paling terkenal sepanjang masa namun hanya berhasil membuat tujuh kali penampilan awal saja untuk pihak Irons (walau begitu dia memang berhasil bersinar di tim cadangan, mencetak sebuah hat trick ketika melawan Blackpool).

Salah satu atlit Olimpiade terbaik milik Britain, Daley Thompson, mendaftar untuk Mansfield Town pada tahun 1995. “Itu bukanlah sebuah gimmick,” ujar Andy King sang manajer Mansfield pada saat itu. “Ketika Ian Botham mendaftar kontrak untuk Scunthorpe, itu baru adalah sebuah gimmick. Daley adalah seorang atlit – Botham tidak.” Thompson tidak pernah mendapatkan sebuah penampilan di tim utama.

Pengembaraan Usain Bolt itu akan terus berlanjut untuk sementara waktu ini namun, jika sang pria hebat itu akan mengambil pelajaran dari sejarah, itu mungkin adalah hal ini: jangan terlalu mempercayai kata-kata yang keluar dari sebuah klub sepak bola.

Tags: