Chat with us, powered by LiveChat

AMAZON BAYANGI SKY DAN BT

AGEN SBOBET -Lampu, kamera… waktu untuk beraksi ketika Sky dan BT bersiap-siap untuk sembilan bulan lainnya untuk meliput pertandingan Liga Premier. Sebuah musim yang baru berarti sebuah semangat yang baru, walau begitu di sana juga terdapat sedikit tingkat kekhawatiran di dalam markas dari kedua studio penyiaran tersebut, dan untuk alasan yang sama – kehilangan cendikiawan pertandingan besar yang bekerja sama pada sebuah penerimaan bahwa mereka memang harus tetap memberikan terlebih dahulu sebuah goncangan yang diperdebatkan merupakan paling besar dalam peliputan sepak bola domestik untuk sebuah generasi.

Perjuangan tahun 2018-19 adalah kejatuhan terakhir di bawah kontrak TV Liga Premier saat ini, yang telah ditandangani pada bulan Februari tahun 2015 dan melihat Sky dan BT mempertahankan genggaman mereka pada hak siaran langsung di UK. Walau begitu hal tersebut berubah pada bulan Juni, ketika Amazon masuk ke dalam panggung dan memenangkan hak untuk menyiarkan 20 pertandingan pada pertengahan bulan sebagai bagian dari kontrak untuk tahun 2019-22. Untuk pertama kalinya, “liga yang paling terhebat dunia” yang memiliki gayanya sendiri akan secara resmi tersedia lewat layanan streaming hanya secara online di daerah UK, yang dimana untuk semua kebodohan terus-menerus yang ditunjukkan oleh Sky dan BT, itu bukanlah kabar baik untuk keduanya. Mereka telah kehilangan kendali dari pasar dan bisa kehilangan pelanggan, khususnya jika perusahaan lain mengikuti langkah Amazon.

Karena itu kebutuhan bagi kedua penyiar itu untuk lagi-lagi memberikan peliputan Liga Premier yang dimana, dan secara garis besar, sama licinnya jika itu adalah sebuah kegagalan. Yang terlihat adalah sepertinya mereka akan melakukan hal itu, namun itu sudah pasti tidak akan membantu tujuan Sky karena mereka telah kehilangan Thierry Henry tepat ketika pria Perancis itu telah menempatkan dirinya sebagai seorang sosok cendikiawan yang kuat, belum menyebutkan seseorang bisa mengamankan sebuah wawancara dengan sosok sepak bola kelas berat seperti Pep Guardiola, Paul Pogba dan Harry Kane. Bagi BT, sementara itu, di sana terdapat sebuah hantaman dari kalah bukan hanya satu namun dua suara pemimpin pada Steven Gerrard dan Frank Lampard, dengan pasangan itu, seperti Henry, memutuskan bahwa mereka lebih memilih untuk memberikan instruksi di tempat latihan daripada memberi opini di tengah studio.

Setidaknya bagi Sky kehilangan dari satu cendikiawan terdepan telah ditutupi oelah kembalinya yang lain dalam bentuk Jamie Carragher. Sang mantan pemain bek itu telah berada di layar kami sejak bulan Maret ketika dia telah diberhentikan untuk meludah ke arah suporter Manchester United yang berusia 14 tahun dan ayahnya ketika mengemudi. Insiden tersebut tertangkap kamera oleh sang Ayah dan mengancam untuk mengakhiri karir penyiaran Carragher seluruhnya. Namun setelah beberapa hal di garis pinggir dia telah kembali dan, setelah beberapa kecanggungan di awalnya, sudah yakin untuk menempatkan kembali dirinya sebagai suara yang terus terang dan menginspirasi, dan tidak pernah lebih seperti itu lagi dari pada saat Monday Night Football, dimana pria berusia 40 tahun itu telah membentuk sebuah aksi ganda yang wajib dilihat dengan Gary Neville.

MNF pertama milik Sky pada musim ini adalah pada tanggal 20 Agustus ketika mereka akan menampilkan Crystal Palace vs Liverpool dari Selhurst Park . Seperti yang telah menjadi biasanya pada dua musim sebelumnya mereka akan menyiarkan 126 pertandingan Liga Premier secara langsung.

BT akan lagi-lagi menyiarkan 42 pertandingan secara langsung, sebagian besar dari itu berada di dalam slot hari Sabtu malam yang sudah mereka siapkan, dan itu akan diikuti oleh acara yang dibawakan oleh cendikiawan yang sukses milik mereka sendiri: Premier League Tonight. Dibawakan oleh Jake Humphrey, itu adalah sebuah campuran dari analisa setelah pertandingan, pembicaraan media sosial dan diskusi dengan topik luas, dengan yang terakhir dari elemen tersebut menjadi alasan utama program tersebut telah mengamankan perhatian yang lebih luas. Itu adalah pada utama yang menjadi kasus pada bulan November lalu ketika, setelah menganalisa hasil seri 1-1 Liverpool melawan Chelsea di Anfield, Gerrad, Lampard dan Rio Ferfinand berbicara soal bagaimana hubungan antar rival telah bermain peran di dalam England gagal untuk memenuhi ekspetasi pada saat waktu mereka dengan tim nasional.

Penemuan mereka itu cukup jujur dan juga sangat mengasyikkan, memimpin ke debat dan pencerminan di dalam mainstream dan media sosial. Menurut kepada Simon Green , kepala dari BT Sport, diskusi tersebut mungkin juga telah bermain bagian di dalam perjalanan England ke sima final di Piala Dunia di Russia. “Itu telah dikatakan kepada Saya bahwa apa yang mereka [Gerrad, Lampard dan Ferdinand] katakan memiliki pengaruh langsung pada pihak FA di dalam sebab pada pengaturan dari skuad England yang menuju ke kompetisi-kompetisi besar,” ujar Green kepada Guardian. “Tentu saja Saya tidak bisa mengatakan dengan pasti bahwa diskusi tersebut berkontribusi secara langsung kepada kesuksesan England di dalam Piala Dunia tapi, dengan sama, itu telah bisa dilihat bagaimana kebersamaan skuad tersebut yang telah terlihat. Di sana tidak terdapat tanda dari politik internal.”

Greens bermaksud untuk “mempertahankan sebuah hubungan” dengan Gerrad dan Lampard ketika mereka melaju kedepan dengan karir manajerial mereka masing-masing jadi itu memungkinkan utnuk pasangan tersebut akan dilihat dalam BT Sport lagi pada musim ini. nmaun mereka tidak akan menjadi wajah reguler dan, pada saat penulisan artikel ini, Green tidak bisa mengatakan siapa, jika ada seseorang, yang akan menggantikan mereka. “Seperti pada pada kasus yang ada di depan setiap musim, kami sedang mencoba untuk muncul dengan ide baru untuk apa yang bisa kami lakukan,” ujar dia. “Kami selalu mencoba untuk membuat peliputan kami menjadi lebih segar dan lebih dinamis.”

Tidak diragukan bahwa itu juga masalahnya di Sky sebagai pihak besar di penyiaran Liga Premier sedang bersiap untuk sebuah musim tidak seperti yang lainnya – itu adalah sebuah kasus untuk melihat ruang ini.

KEISUKE HONDA UNTUK MELATIH TIM NASIONAL CAMBODIA KETIKA BERMAIN DI A LEAGUE

Mantan pemain internasional Jepang, Keisuke Honda telah ditunjuk sebagai general manajer dari tim nasional milik Cambodia hanya satu minggu setelah mengontrak untuk Melbourne Victory di A League.

Walau begitu, Melbourne Victory telah cepat untuk meyakinkan para fans mereka bahwa kontrak besar mereka itu tidak akan melewatkan pertandinga di A League, telah tersedia bagi Cambodia hanya ketika ketika kompetisi telah ditunda untuk tanggal yang ditentukan oleh Fifa.

Disiapkan untuk tiba di Melbourne pada minggu ini, pemain berusia 32 tahun itu telah mengungkapkan peran barunya di sebuah konferensi pers di Pnomh Penh pada hari Minggu, menandatangani kontrak dua tahun tanpa bayaran, walau biaya perjalannya akan dibayarkan untuk itu.

Honda, yang telah pensiun dari sepak bola internasional setelah keluarnya Jepang pada babak 16 besar di dalam Piala Dunia Russia, itu diharapkan untuk mengawasi perjuangan tim Cambodia di dalam turnamen AFF Suzuki Cup 10 tim Asia Tenggara, yang akan berjalan diantara tanggal 8 November dan 15 Desember.

Bagaimana sebenarnya dia akan melakuka soal apa yang telah tidak jelas itu, walau A-League.com mengatakan itu bisa dimengerti Honda akan mengadakan sebuah konferensi video setiap satu minggu sekali dengan tim dan staff Cambodia dari markas Melbournenya.

“Saya ingin untuk membantu tim Cambodia untuk memiliki satu gaya bermain yang jelas dan mempromosikan negaranya ke dunia luar,” ujar Honda melalui seorang penerjemah.

Seorang juru bicara Victory mengatakan klub tersebut sudah tahu dan mendukung negosiasi Honda dengan Cambodia ketika mereka mengontrak dirinya.

Untuk pertama kalinya pada musim depan, A League telah dijadwalkan untuk ditunda untuk tanggal internasional Fifa. Itu akan beristirahat antara tanggal 12 dan 20 November diantara ronde ke 4 dan ke 5 – dengan Victory dijadwalkan untuk bermain pada tanggal 11 November dan kemudian pada tanggal 25 November.

Honda, yang telah mendapatkan panggilan sebanyak 98 kali dan bermain untuk Milan dan CSKA Moscow di sepanjang karir klubnya yang mengesankan, membuka sebuah akademi sepak bola di Phnom Penh pada tahun 2016.

Sao Sokha, persiden daro Football Federation of Cambodia (FFC) dan komandan ketua pada polisi militer di negara itu, mengatakan: “Saya berharap bahwa pengalaman dari seorang bintang internasional akan membantu untuk mengembangkan teknik yang dimiliki oleh para pemain tim nasional kami dan hasil pertandingan akan lebih baik daripada sebelumnya.”

Cambodia berada di rangking ke 166 di dunia oleh Fifa dengan hasil terbaik merka di dalam turnamen internasional adalah penyelesaian pada posisi ke 4 di Asian Cup pada tahun 1972 di Thailand.

Tags: